Kamis, 18 Agustus 2011

1 komentar:

  1. Bagaimana cara memulainya...
    Modal
    Yang pertama kali musti ada kalau mau menjadi wirausahawan uang untuk menjalankan usaha tersebut. Bagaimana cara memperoleh modal tersebut?
    Saya tidak menganjurkan anda meminjamnya dari rentenir atau lintah darat. Yang kalau meminjam uang kepadanya mengunakan bunga atau tambahan dari modal awal yang dipinjam.
    Saya juga tidak menganjurkan anda meminjam uang pada bank umum yang juga menggunakan bunga yaitu masih dinamakan riba, yang itu dilarang oleh tuhan. Saya juga belum tahu benar tentang bank syariah apa yang bedanya dengan bank umum, masih mengunakan bunga atau tidak kalau masih menggunakan bunga, ya masih riba juga. Untuk lebih jelas anda dapat datang langsung kepada bank syariah yang ada.
    Bukannya enak apabila modal yang ada juga halal dan sesuai dengan peraturan Allah SWT.
    Yang saya anjurkan meminjam pada orang disekitar anda seperti orang tua, kakak, adik atau sepupu. misalnya anda mendapatkan pinjaman dari sepupu anda, bisa jadi dia juga menjadi bahagia karena dapat menolong anda untuk membangun sebuah usaha dalam perjalanan hidup anda. Selain itu dapat merekatkan tali silaturahmi dengannya dengan adanya interaksi tersebut. atau kepada teman anda yang lebih mampu financial dari pada anda.
    Meminjam modal kepada orang lain apabila sebuah rencana usaha belum dapat terrialisasi dengan modal yang dimiliki sendiri juga masih tergantung dengan orangnya, apakah ia mau meminjam atau tidak? Karena pinjaman modal ini pun yang musti dibayar dikemudian hari.
    Kalau mempunyai keahlian itu menjadi nilai tambah yang membuat anda beda. Anda dapat menawarkan suatu konsep usaha dengan keahlian yang anda punya. Dengan cara membagi hasil dengan investor atas modal yang tanamkan dengan anda sebagai pengusahanya. 60-40, 50-50, 40-60 ini tergantung antara kesepakatan calon pengusaha tersebut dengan investor sebelum dana dikucurkan.

    BalasHapus